Ketika Jarak Menjadi Cerita di Balik SADAR Finance
Mengikuti Coding Camp powered by DBS Foundation 2026 menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam perjalanan saya belajar dan berkembang di dunia teknologi. Dari program ini, saya tidak hanya belajar tentang pengembangan aplikasi, pemanfaatan teknologi AI, dan cara membangun sebuah produk digital, tetapi juga belajar tentang arti kolaborasi, tanggung jawab, komunikasi, dan kebersamaan dalam sebuah tim.
Salah satu hal yang paling berkesan bagi saya adalah bagaimana saya dapat bekerja sama dengan teman-teman hebat yang berasal dari berbagai daerah. Saya sendiri berada di Sumatra, sementara sebagian besar teman satu tim saya berada di luar Sumatra. Kami dipisahkan oleh jarak yang jauh, tidak berada dalam satu kota, tidak duduk di ruangan yang sama, bahkan sebagian dari kami belum pernah bertemu secara langsung. Namun, jarak itu tidak menjadi penghalang bagi kami untuk saling mengenal, saling mendukung, dan membangun sebuah karya bersama.
Dari layar laptop, ruang meeting online, pesan grup, diskusi panjang, hingga revisi yang terus kami kerjakan bersama, lahirlah sebuah project yang menjadi kebanggaan tim kami, yaitu SADAR Finance.
SADAR Finance merupakan project yang kami kembangkan sebagai AI-Powered Financial Assistant for Gen Z. Aplikasi ini dirancang untuk membantu generasi muda dalam mengelola keuangan pribadi secara lebih mudah, cerdas, dan terarah. Ide dari project ini berangkat dari permasalahan yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda, yaitu sulitnya mencatat pengeluaran kecil, kebiasaan belanja impulsif, kurangnya pemahaman terhadap pola keuangan pribadi, serta keterlambatan dalam menyadari risiko overspending.
Melalui SADAR Finance, kami ingin menghadirkan sebuah solusi yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat transaksi, tetapi juga sebagai pendamping keuangan yang mampu membantu pengguna memahami kebiasaan finansialnya. Dengan begitu, pengguna tidak hanya tahu berapa uang yang masuk dan keluar, tetapi juga dapat melihat pola pengeluaran, mengetahui kondisi keuangan, serta mendapatkan insight untuk mengambil keputusan finansial yang lebih sadar dan bertanggung jawab.
Di balik pengembangan project ini, terdapat tim CC26-PSU124 yang terdiri dari enam anggota dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. Ada Diah Ayu Puspasari dan Marsela sebagai Data Scientist, yang berperan dalam pengolahan data dan analisis kebutuhan berbasis data. Ada Farrel Al Faqih Ekatama dan Dzaky Jaisy Al-Qorney sebagai AI Engineer, yang membantu mengembangkan sisi kecerdasan buatan dalam sistem. Kemudian ada Fhazar Raffiful Aqyla dan saya, Muhammad Habib Rafi, sebagai Fullstack Developer, yang berperan dalam membangun tampilan, alur sistem, integrasi fitur, serta memastikan aplikasi dapat berjalan dengan baik.
Setiap anggota tim memiliki kontribusi penting dalam proses pengembangan SADAR Finance. Ada yang berfokus pada data, ada yang mengembangkan AI, ada yang membangun sistem, ada yang menyusun tampilan, ada yang menyiapkan dokumentasi, dan ada juga yang memastikan seluruh ide dapat tersampaikan dengan jelas dalam presentasi. Semua peran tersebut saling melengkapi, seperti potongan puzzle yang akhirnya membentuk satu produk yang utuh.
Membangun SADAR Finance tentu bukan proses yang selalu mudah. Kami harus menyatukan ide, membagi tugas, menyesuaikan jadwal, menjaga komunikasi, serta menyelesaikan berbagai kendala teknis yang muncul selama proses pengembangan. Ada saat ketika kami harus berdiskusi panjang untuk menentukan fitur yang paling tepat. Ada juga saat ketika kami harus memperbaiki bug, menyesuaikan tampilan, menyusun materi presentasi, dan memastikan setiap bagian project dapat berjalan sesuai rencana.
Namun, justru dari tantangan-tantangan itulah saya belajar banyak hal. Saya belajar bahwa kerja tim bukan hanya tentang menyelesaikan tugas masing-masing, tetapi juga tentang saling memahami, saling membantu, dan saling percaya. Saya belajar bahwa komunikasi yang baik sangat penting, terutama ketika anggota tim tidak berada di tempat yang sama. Saya juga belajar bahwa perbedaan latar belakang, daerah, dan cara berpikir dapat menjadi kekuatan apabila dikelola dengan baik.
SADAR Finance sendiri memiliki beberapa fitur utama yang kami kembangkan untuk membantu pengguna dalam mengelola keuangan. Di dalamnya terdapat fitur pencatatan transaksi, input pengeluaran melalui OCR struk, dashboard monitoring keuangan, insight perilaku keuangan, prediksi risiko overspending, riwayat transaksi, manajemen akun, hingga Financial Health Score sebagai indikator kesehatan keuangan pengguna. Dengan fitur-fitur tersebut, SADAR Finance diharapkan dapat membantu pengguna memahami kondisi keuangan mereka secara lebih menyeluruh.
Bagi saya pribadi, bagian paling berkesan dari project ini bukan hanya hasil akhirnya, tetapi proses panjang dalam membangunnya. Saya merasa bangga dapat menjadi bagian dari tim ini. Bangga bisa belajar bersama Diah, Marsela, Farrel, Dzaky, dan Fhazar. Bangga bisa ikut berkontribusi sebagai Fullstack Developer. Dan yang paling penting, saya bersyukur karena project ini memberikan saya pengalaman yang tidak hanya menambah kemampuan teknis, tetapi juga membentuk cara saya memandang arti kolaborasi.
Melalui project ini, saya menyadari bahwa teknologi bukan hanya tentang kode program, database, model AI, atau tampilan aplikasi. Lebih dari itu, teknologi adalah tentang manusia di balik prosesnya. Tentang bagaimana sebuah ide dapat tumbuh menjadi produk nyata ketika dikerjakan bersama. Tentang bagaimana komunikasi dapat mengalahkan jarak. Tentang bagaimana teman-teman yang awalnya hanya saling mengenal melalui layar dapat menjadi rekan seperjuangan yang saling mendukung.
SADAR Finance menjadi bukti bahwa jarak bukan alasan untuk berhenti berkarya. Meskipun saya berada di Sumatra dan teman-teman saya berada di luar Sumatra, kami tetap dapat bergerak bersama dalam satu tujuan. Kami mungkin tidak selalu berada di tempat yang sama, tetapi kami memiliki semangat yang sama untuk belajar, berkembang, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Pada akhirnya, SADAR Finance bukan hanya tentang membangun aplikasi keuangan. Bagi saya, project ini juga menjadi cerita tentang persahabatan, kerja keras, dan kolaborasi tanpa batas. Project ini mengajarkan bahwa karya besar tidak selalu lahir dari orang-orang yang berada di satu tempat, tetapi dari orang-orang yang memiliki komitmen, kepercayaan, dan tujuan yang sama.